Tausiah Agar Husnul Khatimah


Tausiah Agar Husnul Khatimah - Apapun yang kita lakukan pada akhirnya akan bermuara bagaimana akhir hidup kita. Husnul Khatimah atau su'ul khatimah, wafat yang baik atau buruk. Solusinya tentu istiqomah ibadah dan berdoa kepada Allah SWT.

Ilustrasi

Semua insan di dunia ini tentu akan mengalami sebuah akhir, yakni menghadap Allah SWT dengan Husnul Khatimah. Apa itu ? Pendek kata, Husnul Khatimah kita peroleh jika kita mengakhiri hidup di dunia ini dalam kondisi beriman dan dihiasai dengan ketaatan. Rasulullah Saw bersabda, "Apabila Allah menghendaki kebaikan atas hamba-Nya, maka Dia mempekerjakannya ?' Para sahabat bertanya, 'Bagaimana Allah memperkerjakannya ?' Beliau menjawab, 'Allah memberinya taufik untuk beramal saleh sebelum kematiannya'," (HR Ahmad dan At-Tirmidzi dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu ).

Pertanyaan selanjutnya pasti bagaimana cara meraih keindahan seperti itu ? Berikut nasihat para ulama :

MINTA TOLONG ALLAH
Laa haula wala quwwata illa billahil'alaiyyil adziim." Sungguh tiada daya dan upaya kita selain pertolongan Allah SWT. Untuk itu, permohonan agar husnul khatimah tentu harus istiqomah kita panjatkan.

Sebab, di saat menjelang ajal itulah setan - setan semakin kuat menggoda kita.

Abu Dawud dalam Sunan-nya bahwa Iblis berkata kepada bala tentaranya pada saat kemarian manusia : Berusahalah saat sekarang, karena jika kalian gagal, tidak akan ada kesempatan lagi.

Dari Wailah bin Al Asqa' berkata bahwa Rasulullah shallallaalahu 'alaihi wasallam bersabda, "Talkin (tuntun)-lah orang yang hendak meninggal dengan la illaha illallah dan berilah kabar gembira dengan surga. Sesungguhnya orang yang mulia, dari kaum laki - laki dan wanita kebingungan dalam menghadapi kematian dan di uji. Sesungguhnya setan paling dekat dengan manusia pada saat kematian. Sedangkan melihat malaikat maut lebih berat daripada seribu kali tebasan pedang," (HR Abu Nu'aim).

PAGARI IMAN
Maksudnya tentu bukan pagar secara fisik, Pagarnya iman yang manut alias taat kepada Allah SWT. Selain itu, maksiat juga harus dihindari serta bertobat atas semua dosa kepada Allah Azza wa Jalla.

Nabi Muhammad Saw mengajarkan satu doa agar iman kita terjaga. Doa itu sebagai berikut : "Allahumma innii a'uuzubika an usyrika bika wa innaa a'lamu wa astagfiruka lima laa a'lamu."

Artinya, "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui," (HR Ahmad).

ISTIQOMAH BERDOA
Senantiasa memohon dan berdoa kepada Allah SWT agar diwafatkan di atas iman dan takwa, antara lain :

"Tawaffani musliman wa al-hiqnii bis-shalihiin."

Artinya, "Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang - orang yang saleh," (QS Yuusuf : 101 ).

Doa lainnya adalah doa agar diteguhkan di atas hidayah :

"Robbana laa tuzigh quluubanaa ba'da idz hadaitana wa hablanaa milladunka, innaka antal wahab."

Artinya, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)," (QS Ali Imran : 8).

Dalam hadis Nabi juga disebut satu doa; "Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii'alaa diinik."

Artinya, "Wahai Zatr yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu," (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Mudah - mudahan kita mendapat rahmat Allah sehingga diwafatkan dalam keadaan Husnul Khatimah. Amin Ya Rabbal Alamin...

Related Posts

Tausiah Agar Husnul Khatimah
4/ 5
Oleh
loading...