Kisah (ERK) Efek Rumah Kaca "Terjerumus" Dunia Musik Indie


Kisah (ERK) Efek Rumah Kaca "Terjerumus" Dunia Musik Indie - Di kalangan musisi independen, ERK atau yang lebih akrab di kenal dengan nama Efek Rumah Kaca merupakan band yang cukup populer dan ternama. Kiprahnya tidak hanya di Indonesia akan tetapi juga sudah keliling negara. ERK menjadi salah satu band yang berhasil memberikan bukti jika musisi indie Indonesia itu juga bisa membanggakan.

Efek Rumah Kaca Band ( Foto @bintang.com )

Akan tetapi memilih musik dengan jalur Indie rupanya tidaklah merupakan pilihan ERK dari awal. Cholil Mahmud, selaku vokalis mengungkap jika band yang ia gawangi itu juga pernah mengalami dotolak label mainstream.

Cholil menceritakan kala ERK membuat album pertama, dimana semua personelnya tidak memiliki jaringan dengan orang - orang penggerak musik indie. Maka dari itu, mereka mencoba untuk mengirimkan beberapa demo musik yang dibuat kepada label - label mainstream yang sudah terkenal dan ada di Indonesia.

Akan tetapi upaya itu masih berujung dengan sebuah penolakan.

"Meski sudah ada label - label indie, akan tetapi kami masih mengirimkan demo musik ke major label. Mereka tentu saja jangkauannya lebih luas, biaya produksi untuk rekaman tentu juga besar. Ya sudah kami coba untuk ikuti jalur konvensional. Dan rupanya ditolak." ujar Cholil

Kala itu, Cholil mengaku memiliki keinginan untuk bisa mengikuti jejak beberapa band indie yang berhasil mendapatkan kesuksesaan mereka usai bergabung dengan label mainstream seperti NTRL, Pas Band, Naif dan beberapa band hebat lainnya.

Cholil menyebutkan jika beberapa label yang pernah ia kirimi demo adalah Sony Music Indonesia, Arka Music Indonesia, Warner Music, Musica Studios, Aquarius Musikindo dan juga beberapa yang lainnya. Akan tetapi nasib baik tetap masih belum mau berbicara.

"Entah apa karena musiknya yang tidak cocok, atau enggak enak atau cover albumnya yang jelek, enggak lolos screening satpam, akhirnya tidak ada respons." ucapnya.

ERK akhirnya berkarier dengan jalur Indie dan berhasil menjadi besar, ia masyhur di kalangan para pecinta musik tanah air berkat lagu - lagu mereka yang dianggap memberikan potret mengenai gambaran sosial masyarakat sekitar dari semua tingkatan. karya - karya Efek Rumah Kaca yang cukup populer adalah Jatuh Cinta Itu Biasa Saja, Di Udara, Desember, Cinta Melulu, Pasar Bisa Diciptakan dan juga sebagainya.

Sejauh ini, sejak terbentuknya ERK tahun 2001 band yang digawangi oleh Cholil, Airil "Poppie" Nur Abdiansyah, Adrian Yunan Faisal dan Akbar Bagus Sudibyo ini sudah menghasilkan tiga album, yakni Efek Rumah Kaca (2007), Kamar Gelap (2008) dan juga Sinestesia (2015). ERK Saat ini juga sedang mempersiapkan album baru mereka meski belum diketahui kapan album baru itu akan dirilis.

Selain dari awal mula menciptakan ERK tidak berniat untuk terjun ke jalur Indie, band yang mengaku terinspirasi dari The Smashing Pumpkins, R.E.M. dan The Smiths ini dulunya tidaklah bernama ERK (Efek Rumah Kaca). Awal terbentuknya berlima, ERK awalnya bernama Hush. Pernah juga diganti menjadi Superego. Dan baru pada tahun 2007, menelurkan album pertama dan memutuskan untuk berganti nama menjadi ERK.

Album pertama berhasil terjual lebih dari 5.000 kopi. Sejak saat itulah musik yang kadang gamblang dan penuh dengan sindiran yang dibalut dengan irama jazz, swing dan rock ini menjadi banyak disukai oleh para penikmat musik tanah air dan bahkan sampai dengan mancanegara.

Related Posts

Kisah (ERK) Efek Rumah Kaca "Terjerumus" Dunia Musik Indie
4/ 5
Oleh
loading...