Masuk Surga Karena Ikhlas Merawat Ibu - Kesabarannya merawat sang ibu yang lumpuh ternyata berbuah manis. Berkat doa sang ibu, Zubair ditakdirkan sebagai teman Nabi Musa di Surga. Berikut kisah selengkapnya.
![]() |
| Ilustrasi Doa Seorang Ibu ( Foto @U-Report ) |
Pada suatu hari, Nabi Musa As berdoa kepada Allah SWT. Dalam doanya itu dia ingin mengetahui siapa temannya nanti di surga. "Ya Allah, perkenankanlah hamba-Mu ini untuk mengetahui siapa temanku kelak di surga ?"
Beberapa saat kemudian, Allah mengutus Malaikat Jibril untuk menemui Nabi Musa. Lalu Malaikat Jibril memberi tahukan ciri - ciri teman Nabi Musa kelak saat di surga. Menurut Jibril orang yang akan menjadi temannya di surga nanti adalah seorang pedagang daging yang berada di suatu tempat.
Nabi Musa memutuskan pergi ke tempat yang disebutkan oleh Malaikat Jibril tadi. Beliau mencari tempat penjual daging tersebut. Sesampainya di sana, dia menjumpai seorang yang sibuk melayani pembeli. Setelah bertanya pada orang di sekitar daerah tersebut, akhirnya Nabi Musa mengetahui siapa nama pedagang daging itu. Dia bernama Zubair.
Dalam pengamatan Nabi Musa, tak ada yang istimewa dari Zubair ini. Semua yang dilakukannya biasa saja, seperti umumnya pedagang. "Lalu apa istimewanya Zubair ini," tanya Nabi Musa dalam hati.
PENJUAL DAGING
Ketika menjelang petang, Zubair segera menutup tokonya. Ia mengambil sebagian daging dan segera membawanya pulang ke rumah. Musa terus mengikutinya hingga smapai di rumah Zubair. Sesampainya di depan pintu rumah Zubair, Nabi Musa mengetuknya. Zubair pun membukakan pintu dan menjawab salam tamunya. "Sudikah Anda menerima saya sebagai tamu. Apakah saya boleh masuk ke dalam rumah Anda ?" tanya Nabi Musa.
Mendapat pertanyaan itu, Zubair tentu saja tidak marah. Dia memang senang menerima tamu. "Tentu saja, silahkan masuk," Jawab Zubair.
Setelah masuk rumah, Nabi Musa mengamati isi rumah. Sedangkan Zubair sibuk memasak. Setelah menyiapkan makanan, Zubair menaiki anak tangga menuju lantai dua rumahnya. Beberapa saat kemudian Zubair turun lagi sambil menggendong seorang perempuan tua. Zubair mendudukan perempuan itu. Setelah itu Zubair membasuh kaki dan tangan wanita tua itu.
Setelah semua selesai, dia segera menyuapi wanita itu dengan makanan yang tadi telah ia siapkan. Setiap satu suapan yang Zubair berikan, mulut wanita tua itu senantiasa bergerak - gerak. Sampai beberapa suap berikutnya dan makanan wanita itupun habis, Zubair kembali membawa ibunya ke lantai atas.
DOA IBU
"Siapa wanita tua tadi dan dia sakit apa." tanya Nabi Musa pada Zubair.
"Oh, dia Ibu Saya. Sudah beberapa tahun ini dia lumpuh. Saya selalu menyuapinya. Bahkan untuk mandi pun saya yang melakukannya," Jawab Zubair.
"Lalu, apa yang dia ucapkan setiap kamu menyuapinya," tanya Nabi Musa lagi.
Zubair pun menjawab, "Itu adalah doa yang dia panjatkan buatku. Dia memohon pada Allah agar memberikan pengampunan untukku serta memberikan teman di surga yang sederajat dengan Nabi Musa".
"Wahai Zubair, ketahuilah aku adalah Musa, Nabi Allah," Ujar Musa.
Betapa terperanjatnya Zubair. Belum hilang keterkejutan itu, Nabi Musa berkata kembali kepadanya, "Dan ketahuilah wahai Zubair, Allah telah mengabulkan doa ibumu. engkaulah kelak temanku di surga."
Seketika Zubair bersujud, mengucapkan syukur tanpa henti kepada Allah. "Subhanallah, subhanallah." Kalimat pujian itu terus dia lantunkan sampai tanpa dia sadari, Nabi Musa telah berpamit dari rumahnya.
Nah, Usai mengetahui kebaikan ini tentu jangan biarkan begitu saja postingan ini berlalu tertumpuk dengan postingan - postingan yang lainnya sebelum sobat melakukan Share, Ingat berbagi sebuah kebaikan tentu akan berbuah kebaikan pula :) Terima Kasih
Masuk Surga Karena Ikhlas Merawat Ibu
4/
5
Oleh
Unknown
