Seram, Menjadi Saksi Pernikahan Jin Dengan Manusia


Seram, Menjadi Saksi Pernikahan Jin Dengan Manusia - Gunung Salak merupakan tempat gudangnya keangkeran yang kerap dijadikan ritual poligami antara Manusia dengan Jin.

Ilustrasi Jin Wanita ( Foto @U-Report )

Perkawinan kedua dengan jin ini dilakukan oleh beberapa orang yang benar - benar terdesak dan kepepet dengan kebutuhan ekonomi yang terus mengikat lehernya.

Berbagai syarat yang berbau klenik harus disediakan jika ingin bisa melakukan pernikahan dengan jin. Mulai dari seserahan, wewanggian, sampai dengan kemenyan. Akan tetapi satu syarat yang tidak bisa ditawar. Sang pengantin harus beragama Muslim. lantaran putri yang akan dinikahi itu diyakini merupakan jin yang beragama Muslim.

Angin kencang berhembus tidak berseri malam itu. Mengakhiri guyuran hujan yang membasahi tanah pasundan sedari sore hari.

Udara di kaki Gunung Salak, Kecamatan Cijeruk pun semakin lama semakin terasa dingin. Membuat panasnya kopi yang dihidangkan oleh Anom Jaya begitu amat terasa.

Malam itu merupakan malam dimana seorang manusia sedang menjalani ritual ijab kabul. Menikahi makhluk ghaib yang tidak terlihat mata. Demi untuk mendapatkan keberkahan yang diyakininya.

"Bermalamlah di sini jika ikut naik ke atas untuk mengatar calon pengantin," ujar Abah Anom sembari seperti dilansir dari JPN Pada Rabo 16/11/2016

Kamar berdinding tempok dengan lampu yang tidak terang alias redup seolah - olah melarang para wartawan untuk tertidur. Udara yang dingin pun lantas berubah menjadi panas.

Keringat pun mulai bercucuran membasahi wajah sampai punggung. Sampai malam pun tidak terasa sudah benar - benar semakin larut.

Suara binatang khas perkampungan mulai berdecit saling bersahutan satu sama lain. Suara itupun dibalas dengan pintu yang terbuka. Suaranya samar terdengar. "tlak".

"Assalamu'alaikum," ucap pria muda yang terlihat berusia 28 tahun dan seorang wanita berhijab merah. Ya, Pria ini tidak lain merupakan calon pengatin (pengantin manusia dengan jin).

Pria berbadan kurus itu mengenakan kemeja putih dan bernama inisial SA (28). Sementara wanita yang mengenakan kerudung berwarna merah itu istri SA, yang berinisial NH (25).

Keduanya diketahui berasal dari Jakarta Barat tepatnya dari Kebon Jeruk. Tidak lama Abah Jaya pun keluar dan segera menuju ke ruang tamu. Ia pun mengajak pasangan itu masuk ke dalam kamar dengan ukuran 4x6 meter yang ada di sebelah utara rumah Abah.

Ruangan yang cukup pengap. Beraroma bunga yang begitu menusuk dan juga gelap. "Sudah siap ? Kalau memang benar - benar sudah siap mari kita mulai sekarang," Ujar Abah kepada SA. "Insya Allah kita sudah siap," Jawabnya.

Abah pun kemudian memanggil dua orang perempuan yang tidak lain merupakan anaknya. Yang satu bernama Wiwik (23) dan yang satu lagi bernama Sinta (28). Kedua perempuan untuk menjadi saksi dalam pernikahan.

Layaknya pernikahan Manusia, pernikahan dengan bangsa jin pun juga harus ada saksi. Begitu juga wartawan dari JPNN yang juga ikut menjadi saksi pada pernikahan tersebut. Mereka dijadikan saksi untuk pernikahan SA dengan putri dari bangsa Jin.

Usai semuanya siap, ritual ijab kabul pun lantas segera dimulai. Mata Abah terlihat terpejam. Bibirnya mulai terlihat bergerak membacakan sebuah mantra.

Entah karena mantra tersebut atau apa. Yang jelas ruangan kamar terasa semakin pengap dan seakan - akan semakin sulit untuk bernapas.

Sekitar 15 menit berjalan, tangan Abah menghentak ke tanah sambil berkata "Putri Saripoaci hadir," Ucapnya. Tidak lama, angin pun berhembus kencang sampai menembus seisi ruangan. Nuansanya saat itu benar - benar seperti sebuah film horor, lampu pijar yang digunakan untuk penerangan redup-nyala.

Bulu kuduk pun semakin dibuat merinding kala ada sosok wanita berkemben merah memperlihatkan wujudnya. "Ayo kita mulai ijab kabulnya," ucap Abah.

Sinta dan Wiwik pun dengan berani langsung menyelendangkan kain putih di atas kepala SA dan juga sosok ghaib yang bernama Nyimas Saripoaci tersebut.

Usai ijab kabul, Sosok wanita misterius berkemben merah itu pun lambat-laun mulai menghilang dari pandangan para saksi yang menyaksikan kejadian tersebut. Bulu kuduk yang tadinya berdiri pun lantas mulai berangsur - angsur kembali normal.

Pernikahan usai. Dan semua yang ada di sana pun lantas kembali lagi ke rumah Abah. Untuk melaksanakan sebuah pernikahan dengan bangsa Jin, Abah mengatakan jika jin yang akan dinikahi olehnya sebelumnya meminta seorang pria yang beragama Muslim.

Hal tersebut tidak lain lantaran jin yang akan dinikahi itu merupakan jin yang menganut kepercayaan atau Agama Islam.

"Untuk menikah dengan Bangsa Jin ini syarat utamanya adalah harus beragama Muslim dan juga sudah mendapatkan persetujuan dari sang istri," tukasnya.

Nah, Kira - kira apakah kalian berani menjadi saksi !!!, Yuk, sobat dibantu sharenya sebanyak - banyaknya dan jangan lupa berikan juga komentarnya ya sobat :) Terima Kasih

Related Posts

Seram, Menjadi Saksi Pernikahan Jin Dengan Manusia
4/ 5
Oleh
loading...