Rahasia Menjamu Tamu Dalam Islam !


Rahasia Menjamu Tamu Dalam Islam ! - Jika ingin dipanjangkan umur, mudah rezeki, solusinya silaturahim. Silaturahim semakin berkah jika kita meneladani cara Islam bertamu dan menjamu tamu.

Ilustrasi Bertamu ( Foto @kampunglucu.com )

Tamu adalah raja. Pepatah itu memang sejalan dengan akhlak seorang muslim ketika kedatangan tamu. Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamu. Hak tamu ialah sehari semalam. Kewajiban melayani tamu adalah tiga hari, lebih dari itu merupakan sedekah. Seorang tamu tidaklah boleh berlama - lama sehingga memberatkan tuan rumah," (HR Al Bukhari).

Itulah rahasia silaturahim dan menjamu tamu. Lalu, apa yang dilakukan Rasulullah dalam hal menghormati tamu ? Berikut di antaranya :

MENGABULKAN PERMINTAAN
Setiap ada tamu, Rasulullah Saw akan melayani tamunya sebaik mungkin. Tak hanya melayani, Rasulullah akan memberikan dan memenuhi permintaan tamunya. Dari Sahal bin Sa'ad, ia berkata : "Seorang wanita datang menemui Rasulullah Saw dengan membawa kain bersulam (berhias). Ia berkata, 'Aku menenun dan menyulamnya sendiri dengan tanganku supaya engkau mengenakannya.' Rasulullah pun mengambilnya, tampaknya beliau sangat membutuhkan. Kemudian beliau keluar menemui kami dengan mengenakan kain itu sebagai sarung. Ada yang berkata, 'Alangkah indahnya kain itu, hadiahkanlah kain itu kepadaku !' 'Boleh!' Jawab beliau. Lalu, Rasulullah duduk di dalam majelis, kemudian kembali. Beliau segera melipat kain itu dan mengirimkannya kepada orang tersebut. Orang - orang berkata, 'Alangkah baiknya engkau ini, Rasulullah lebih membutuhkan kain itu, tetapi engkau malah memintanya. Padahal engkau tahu bahwa Rasulullah tidak pernah menolak permintaan!' Orang itu menjawab : 'Demi Allah, sesungguhnya aku meminta kain itu kepada beliau bukan untuk kukenakan, akan tetapi aku ingin menjadikannya sebagai kain kafan.' Sahal berkata, 'Dengan kain itulah ia dikafani," (HR Bukhari).

MINIMAL SENYUMAN
Satu lagi sikap Rasulullah yang sangat mulia. Beliau tidak pernah memasang muka masam kepada tamunya. Beliau akan selalu menebar senyum pada semua orang.

Jabir bin Abdullah radhiallahuanhu mengungkapkan : "Sejak aku masuk Islam, setiap kali Rasulullah Saw berpapasan denganku atau melihatku, beliau pasti tersenyum," (HR Bukhari).

BERSIKAP LEMAH LEMBUT
Anas bin Malik radhiallaahu anhu yang pernah menjadi pelayan Rasulullah Saw telah mengungkapkan kepada kita beberapa sifat yang agung pada diri beliau. Yang sulit ditemukan pada diri seseorang, bahkan pada diri orang banyak. Rasulullah adalah seorang yang sangat lembut, beliau pasti memperhatikan setiap orang yang bertanya kepadanya, beliau tidak akan berpaling sehingga si penanyalah yang berpaling.

"Beliau pasti menyambut setiap orang yang mengulurkan tangannya kepada beliau, beliau tidak akan melepas jabatan tangannya sehingga orang itulah yang melepaskan," (HR Abu Nu'aim).

Nah, Usai mengetahui kebaikan ini jangan biarkan hal ini berlalu begitu saja sobat sebelum Anda melakukan share postingan ini, Ingat berbagi kebaikan tentu akan berbuah kebaikan pula :) Terima Kasih

Related Posts

Rahasia Menjamu Tamu Dalam Islam !
4/ 5
Oleh
loading...