Ini Dia Beberapa Deretan Kebijakan Trump Usai Ia Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat


Ini Dia Beberapa Deretan Kebijakan Trump Usai Ia Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat - Kemenangan Donald Trump pada Pemilu 8 November 2016 yang lalu itu menjadikan dirinya sebagai Presiden terpilih Amerika Serikat dan berhasil mengejutkan banyak pihak. Banyak yang tidak menyangka - yangka sebelumnya kandidat dari Partai Republik itu berhasil menaklukkan rivalnya Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Donald Trump Presiden Terpilih Amerika Serikat ( Foto @salon.com )

Para pendukung Donald Trump lantas menyambut dengan begitu baik kemenangan yang dinantikan itu. Sementara itu, beberapa orang yang lain mengakui bahwa mereka khawatir dengan masa depan Amerika Serikat nantinya kala berada di bawah tangan Donald Trump.

Untuk menjawab semua rasa penasaran publik, untuk pertama kalinya Donald Trump menggelar wawancara televisi dengan CBS News yang dipandu oleh Lesley Stahl. Wawancara yang bertajuk '60 Minutes' itu diselenggarakan di rumah mewah Donald Trump.

Dalam wawancara itu, Donald Trump membicarakan secara terbuka mengenai beberapa hal yang akan menjadi pertanyaan rakyat Negeri Paman Sam. Donald Trump berjanji akan segera melakukan beberapa hal begitu ia menjabat sebagai presiden As di Januari tahun depan.

Nah, berikut ini beberapa hal yang dijanjikan oleh Donald Trump usai dirinya benar - benar resmi menduduki kursi Gedung Putih di Januari 2017 mendatang :

1. Trump Kukuh Menolak Adanya Aborsi Di Amerika Serikat

Pernah menyebutkan jika Trump tidak setuju dengan adanya Aborsi, Presiden terpilih Amerika Serikat, Trump menyuruh para wanita yang hendak melakukan aborsi untuk keluar saja dari negara yang ia pimpin. Hal itu ia ucapkan dalam acara '60 Minutes' di stasiun televisi CBS yang dipandu oleh Lesley Stahl.

"Mereka harus pergi, Mungkin bisa pergi ke negara lain," Ucap Donald Trump

Hal ini menunjukan jika Trump akan menunjuk Hakim Agung untuk membatalkan peraturan Roe v Wade pada tahun 1973 yang mana aturan yang melegalkan aborsi di Amerika Serikat. Trump memberikan janji akan segera menunjuk hakim yang mendukung (pro-life) lantaran ia sendiri orang yang begitu juga.

"Aborsi akan segera menjadi isu hak negara lain." Ucap Trump

Donald Trump harus setidaknya ada satu hakim Mahkamah Agung, untuk menggantikan Antonin Scalia. Mengingat usia hakim. Trump sendiri memiliki kebebasan untuk menunjuk secara langsung selama masa pemerintahannya.

Dalam debat calon Presiden terakhir dengan rivalnya Hillary Clinton, Donald Trump dengan begitu tegas menyatakan jika ia tidak setuju dengan adanya praktek Aborsi. Menurut Trump, semua anak memiliki hal untuk hidup. Akan tetapi Hillary Clinton menyebutkan jika ada calon Ibu yang terpaksa harus menggugurkan kandungannya hal itu dikarenakan mengenai masalah kesehatan.

2. Trump Segera Pulangkan Imigran Gelap Ke Negaranya Masing - Masing

Selama masa kampanye, Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump ini sudah membicarakan bahwa dirinya akan mendeportasi semua imigran yang tidak mempunyai dokumen resmi untuk benar - benar bisa tinggal di Amerika Serikat. Imigran gelap inilah yang diduga kini jumlahnya sudah menembus 11 juta orang.

Dalam wawancara dengan CBS News, Donald Trump menegaskan bahwa ia akan segera memulangkan semua 'penjahat' tersebut ke negaranya masing - masing.

"Di pemerintahan saya nantinya, orang - orang 'mengerikan' (imigran gelap) pengedar narkoba, orang dengan catatan kriminal dan juga anggota geng semuanya harus mau keluar dari Amerika Serikat. Atau kita penjarakan saja." ucap Donald Trump

Seperti yang diketahui bahwa Presiden Amerika Serikat saat ini Barack Obama juga melakukan deportasi dari 2.5 Juta orang selama masa jabatannya. Jumlah itu bisa dibilang merupakan jumlah yang lebih banyak dari pada presiden - presiden Amerika Serikat yang pernah ada sebelumnya.

3. Donald Trump Siap Bangun Dinding Pemisah AS & Meksiko

Masih pada masa kampanye Donald Trump yang sama, Presiden terpilih ini pernah berjanji bahwa ia akan membangun dinding panjang untuk membatasi wilayah AS dan juga Meksiko.

Rupanya Donald Trump tidak main - main dengan janjinya itu. Saat ditanya mengenai hal tersebut kepada pemandu wawancara Lesley Stahl dalam wawancara CBS News, Trump mengakui hal itu tidak tidak menampiknya.

"Mungkin akan ada beberapa pagar. Bahkan sebanyak 700 mil dari permatasan 2.000 mil sudah di pagari." Ucap Donald Trump

"Pada beberapa daerah tertentu, dinding dibuat lebih sesuai." pungkas Donald Trump

4. Trump Siap Hapus Perbedaan Ras & Ketakutan Orang Muslim

Dalam kampanyenya untuk menjadi Presiden AS Trump pernah menyatakan bahwa ia melarang muslim masuk ke negaranya. Dia beralasan bahwa akan cukup sulit membedakan antara jihadis dan juga muslim moderat.

Pernyataan itu sontak saja membuat warga muslim yang ada di Amerika Serikah takut. Bahkan, Muslimah yang ada di AS mempertimbangkan untuk meninggalkan hijab mereka untuk keselamatan. Selain terlihat seperti membenci muslim, Trump juga disebut merupakan penganut rasisme.

Dalam wawancara dengan CBS News Donald Trump mengucapkan jika pernyataan itu merupakan sebuah insiden kecil yang mana kemudian diperkuat oleh media bias.

"Saya berpikir hal itu semua bisa di buat oleh media lantaran terus terang, mereka (media) bisa mengambil sebuah keuntungan dari kejadian kecil di negara ini, seperti yang sudah pernah ada sebelumnya, lalu akan menjadi sebuah berita besar. Itulah cara kerja media." Ucap Donald Trump

Donald Trump juga menghimbau kepada para pengacau untuk segera menghentikan serangan terhadap dirinya.

"Saya akan membangun negara ini bersama - sama jadi saya mohon tolong untuk berhenti." Pungkasnya.

5. Donald Trump Memastikan Tidak Akan Berhenti Aktif Di Twitter, Ia Hanya Akan Membatasi Unggahan Status

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menilai jika Twitter / Media Sosial adalah bentuk komunikasi yang paling efektif. Menurut dirinya Twitter juga memberikan pengaruh yang cukup besar dalam kemenangannya itu.

"Saya bisa menjangkau beberapa kalangan dengan memanfaatkan Twitter. Saya berpikir bahwa media sosial memiliki kekuatan yang besar dari pada uang yang harus dihabiskan (untuk berkampanye." Ucap Donald Trump

Akan tetapi, dalam wawancara CBS News, Donald Trump mengucapkan meski dirinya menyukai media sosial Twitter, dirinya berjanji akan mengendalikan dalam menggunakannya. Terlebih jika dirinya nanti sudah benar - benar resmi menjadi presiden Amerika Serikat.

Nah, Itulah Deretan Kebijakan Donald Trump yang siap untuk dilakukan kala dirinya dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat. Yuk, dibantu share dan saya tunggu komentar sobat juga ya mengenai hal ini :) Terima Kasih

Related Posts

Ini Dia Beberapa Deretan Kebijakan Trump Usai Ia Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat
4/ 5
Oleh
loading...