Gadis Buruk Rupa Dengan Akhlak Mulia - Walau wajahnya tidak secantik akhlaknya, namun wanita ini memikat hati seorang gubernur. Karena kemuliaan akhlak itu, seorang gubernur pun terpesona dan menikahinya.
![]() |
| Ilustrasi ( Foto @Thayyiba.com ) |
Suatu hari gubernur di zaman Khalifah Al Mahdi mengumpulkan sejumlah tetangganya dan menaburkan uang dinar di hadapan mereka. Semuanya saling berebut mengambil uang itu, kecuali seorang wanita kumal, berkulit hitam, dan berwajah jelek. Ia terlihat diam saja tidak bergerak, sambil memandangi para tetangganya yang sebenarnya lebih kaya dari dirinya, tetapi berbuat seolah - olah mereka orang - orang yang kekurangan harta.
Dengan keheranan, sang gubernur bertanya, "Mengapa engkau tidak ikut memunguti uang dinar (mata uang yang berlaku di negara itu) seperti tetanggamu ?"
Janda bermuka buruk itu menjawab, "Sebab, yang mereka cari uang dinar sebagai bekal dunia. Sedangkan yang saya perlukan bukan dinar, melainkan bekal akhirat."
"Maksudmu ?" tanya sang gubernur mulai tertarik akan kepribadian perempuan itu.
Dengan terang wanita itu menjawab, "Maksud saya, uang dunia sudah cukup. Yang masih saya perlukan adalah bekal akhirat, yaitu shalat, puasa dan zikir. Sebab, perjalanan di dunia sangat pendek dibanding dengan pengembaraan di akhirat yang panjang dan kekal."
Baca Juga ( Sukses Jadi Pengusaha Meski Kaki Lumpuh )
WANITA PEMBERANI
Dengan jawaban seperti itu, sang gubernur merasa telah disindir tajam. Ia insaf, dirinya selama ini hanya sibuk mengumpulkan harta benda dan melalaikan kewajiban agamanya.
Kekayaannya melimpah ruah, tak akan habis dimakan keluarganya sampai tujuh keturunan. Sedangkan umurnya sudah di atas setengah abad dan Malaikat Izrail sudah mengintainya.
Akhirnya sang gubernur jatuh cinta kepada perempuan lusuh yang berparas lebih bagus sedikit dari monyet itu. Kabar itu tersebar ke segenap pelosok negeri. Para pejabat dan orang - orang terhormat di negara itu tak habis pikir, bagaimana seorang gubernur menaruh hati kepada perempuan jelata bertampang jelek.
Pada suatu kesempatan, di undanglah mereka oleh gubernur dalam sebuah pesta mewa. Para tetangga, termasuk wanita yang membuat heboh tadi. Kepada mereka diberikan gelas kristal yang bertahtakan permata; berisi cairan anggur segar. Gubernur lantas memerintah agar mereka membanting gelas masing - masing. Hal ini untuk menguji, apakah rakyatnya patuh pada perintah gubernurnya.
Semuanga terbengong dan tidak ada yang mau menuruti perintah itu. Mereka merasa sayang jika gelas kristal dan permata itu harus pecah. Namun, tiba - tiba terdengar bunyi berdenting, pertana ada orang "gila" yang melaksanakan perintah itu. Itulah si perempuan berwajah buruk yang sudah membuat hati sang gubernur terpesona. Di kakinya, pecahan gelas berhamburan sampai semua orang tampak terkejut dan keheranan.
Gubernur lalu bertanya, "Mengapa kau banting gelas itu ?"
Tanpa takut wanita itu menjawab, "Ada beberapa sebab. Pertama, dengan memecahkan gelas ini berarti berkurang kekayaan Tuan. Tetapi, menurut saya hal itu lebih baik daripada wibawa Tuan berkurang lantaran perintah Tuan tidak dipatuhi."
Baca Juga ( Mau Bebanmu Di Dunia Dan Di Akhirat Ringankan Allah SWT ?, Ini Dia Caranya ! )
TAAT PADA ALLAH
Gubernur terkesima. Para tamunya juga kagum akan jawaban yang masuk akal itu.
"Sebab lainnya ?" tanya gubernur.
Wanita itu menjawab, "Kedua, saya hanya menaati perintah Allah. Sebab di dalam Alquran, Allah memerintahkan agar kita mematuhi Allah, utusan-Nya, dan para penguasa. Sedangkan Tuan adalah penguasa, atau ulil amri, maka dengan segala risikonya saya laksanakan perintahmu."
Gubernur kian takjub. Demikian pula para tamunya. "Masih ada sebab lain ?"
Perempuan itu mengangguk dan berkata, "Ketiga, dengan saya memecahkan gelas itu, orang - orang akan menganggap saya gila. Namun, hal itu lebih baik buat saya. Biarlah saya dianggap gila daripada tidak melakukan perintah gubernurnya, yang berarti saya sudah berbuat durhaka. Saya dituduh gila, akan saya terima dengan lapang dada daripada saya dituduh durhaka kepada penguasa saya. Itu lebih berat buat saya."
Akhirnya, gubernur tersebut malah terpikat oleh keelokaan akhlak wanita tersebut. Gubernur itu lantas menikahi perempuan bertampang jelek dan hitam legam itu. Tak hanya pemberani dan bijak, ternyata wanita ini adalah wanita yang taat kepada Allah, juga seorang istri yang taat suami.
Baca Juga Postingan Menarik Kami Yang Lainnya :)
Nah, Usai mengetahui kisah yang sangat menginspirasi dan memotivasi ini tentu saja jangan biarkan kisah yang ada pada postingan ini berlalu begitu saja sebelum Anda melakukan share. Yuk, dibantu sharenya sobat sebanyak - banyaknya :) Terima Kasih
Gadis Buruk Rupa Dengan Akhlak Mulia
4/
5
Oleh
Unknown
