Saat Tidur, Dijaga Dua Harimau


Saat Tidur, Dijaga Dua Harimau - Khalifah Umar bin Khattab memang terkenal dengan ketegasan serta ketaatan kepada Allah. Bahkan, saat tidur beralaskan pasir, di rumahnya yang sederhana, ada musuh yang hendak membunuhnya. Namun, Allah mengirimkan dua harimau untuk melindunginya.

Ilustrasi Dua Harimau Menjaga Tidur Umar Bin Khattab ( Foto @tempo.co )

Dikisahkan, saat Umar bin Khattab sedang menjabat menjadi khalifah, ada utusan Raja Romawi datang menghadap Umar. Utusan itu mencari kediaman Umar dan mengira rumah umar seperti istana para raja.

Namun, setiap kali dia bertanya di mana istana Umar, orang yang di tanya menjelaskan bahwa Umar tidak memiliki istana sebagaimana umumnya para raja. "Umar tidak memiliki istana, ia ada di padang pasir, sedang memerah susu."

DUA HARIMAU
Utusan itu pun menuju lokasi yang ditunjukkan. Sesampainya di padang pasir, mereka melihat Umar meletakkan kantong tempat susu di bawah kepalanya dan tidur di atas pasir. Terkejutlah mereka melihat kenyataan itu. Karena Umar merupakan sosok yang sangat ditakuti, baik oleh bangsa Timur maupun bangsa Barat. Melihat itu, salah satu dari mereka berkata, "Bangsa - bangsa di Timur dan Barat takut kepada manusia ini, padahal ia hanya seperti ini. " Dalam hati, ia berjanji akan membunuh Umar saat sepi seperti itu dan membebaskan ketakutan manusia terhadap Umar. Saat dia telah mengangkat pedangnya, tiba - tiba Allah mengeluarkan dua harimau dari dalam bumi yang siap memangsanya.

Utusan itu menjadi takut sehingga terlepaslah pedang dari tangannya. Melihat kegaduhan serta bunyi pedang yang jatuh, Umar pun terbangun dari tidurnya. Namun, dia tidak melihat hal aneh di hadapannya. Lalu, Umar bertanya kepada para utusan itu. Dengan rasa takut yang hebat serta tubuh gemetar, utusan itu pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. Tidak lama, utusan itu pun masuk Islam.

Umar merupakan sosok yang sangat tegas dalam menegakan kebenaran. Dia pun terkenal adil dalam menegakkan hukum. Sehingga, tidak hanya lawan, teman pun segan kepadanya.

PADAMKAN API
Dikisahkan bahwa salah satu kampung di Madinah dilanda kebakaran. Kemudian Umar menulis di secarik kain, "Hai api, padamlah dengan izin Allah !" Lalu kain tersebut dilemparkan ke dalam api yang sedang membara. Dengan kuasa Allah, api itu pun padam seketika. Kebakaran pun segera usai.

Hal ini membuktikan bahwa Umar bin Khattab merupakan sosok Khalifah lahir-batin. Semua makhluk Allah, tidak hanya manusia dan jin yang tunduk padanya. Bahkan, api pun turut tunduk.

Nah, Jangan biarkan kisah ini berlalu begitu saja, mari dibantu share sebanyak - banyaknya agar yang lain juga mengetahuinya :)

NB. Menjadi seorang pemimpin yang baik itu tentu saja tidak akan hanya dipatuhi oleh rakyatnya atau yang ia pimpin melainkan juga akan mendapatkan doa juga dari para rakyat dan juga orang yang dibawah kepemimpinannya.


Related Posts

Saat Tidur, Dijaga Dua Harimau
4/ 5
Oleh
loading...